Di dunia, kita diperintah oleh Allah SWT untuk mencari ilmu sejak kita lahir sampai masuk liang lahat. Dan dgn ilmu, kita dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Quran Digital

Assalamu'alaikum wr.wb !Terima kasih adalah kata yang bisa saya ucapkan kepada karena telah berkunjung ke Blog ini. Dan jika Blog ini dapat memberi tambahan ilmu, jangan lupa untuk berkunjung lagi ke Blog "Berbagi Ilmu" ini ya !

APA ARTI DIBALIK APA YANG SEKARANG TERJADI?

D unia saat ini boleh dikata telah gelap. Dalam arti penghuni kehidupan dunia saat ini. Sesungguhnya telah tidak mampu lagi memberi jawaban atas apa yang sekarang terjadi. Sehingga yang ada di lubuh hati paling dalam adalah “bertanya” dalam diri sendiri, “ada apa ini?” atau “Apa arti dari semua peristiwa ini?” dan ragam pertanyaan sejenis itu.

Seakan kemudian ingat firman Allah SWT dalam surat Al-Zilzilah ayat 1-3 yang artinya “Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya : “Mengapa bumi jadi begini?”

Sebenarnya apa yang terjadi “mengeraskan” mengandung muatan yang sejajar dengan tingkah laku maksiat yang juga “mengenaskan” diri manusia sebagai makhluk yang berakal. Jika demikian, tentu berlaku rumusan, bahwa hilangnya maksiat adalah kunci penutup bagi terjadinya tragedi yang mengenaskan.

Untuk itulah, berikut ayat-ayat Allah SWT yang layak kita renungkan bersama, untuk modal memutuskan tentang apa yang seharusnya kita lakukan.

“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja berencana yang menimpamu maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi. .Barang siapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barang siapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari ( akibat ) perbuatan mereka, agar mereka kembali ( ke jalan yang benar ).

Dan sesungguhnya kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih berat (di akhirat); mudah-mudahan mereka kembali ( ke jalan yang benar ). Dan siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling dari pada-Nya? Sesungguhnya kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.

Dan barang siapa berpaling dari peringatanku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”.

Janganlah sekali-kali kamu menyangka bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka suka supaya dipuji terhadap perbuatan yang belum mereka kerjakan janganlah kamu menyangka bahwa mereka terlepas dari siksa, dan bagi mereka siksa yang pedih. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka. Kamipun, membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.

(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun). Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

Hai orang-orang yang beriman, berfikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.

Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang berbuat jahat maka (dosanya) atas dirinya sendiri dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba-Nya).

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga. yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal. (Yaitu) yang bersabar dan bertawakkal kepada Tuhannya.

Wal hasil ada apa yang terjadi, yang manusia sendiri sesungguhnya telah tidak mampu lagi memberi jawaban kecuali “TAKDIR ALAM”, adalah mengandung peringatan bahwa Allah SWT Maha Kuasa dan apa yang dikemukakan dalam Al-Qur’an sebagai firman-Nya adalah BENAR. Sehingga hanya YANG BENAR sajalah yang wajib DITAATI (Bukan yang selain Allah). Waallahu A’lam

0 Response to " "

Posting Komentar